Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke Iran atas Plot Pembunuhan

Menlu Belanda Stef Blok dalam kunjungan ke Irak, 18 Desember 2018. (Foto: AFP/SAFIN HAMED)

Brussels: Uni Eropa mengumumkan penjatuhan sanksi kepada sebuah unit di agensi intelijen Iran dan dua orang atas dugaan keterlibatan mereka dalam berbagai plot pembunuhan.

Pengumuman sanksi membuat unit dan dua orang tersebut masuk dalam daftar teror UE. Mereka dituduh telah melancarkan beberapa serangan terhadap tokoh oposisi Iran di Denmark dan Prancis.

Selain masuk daftar teror, mereka yang terkena sanksi juga akan dibekukan beberapa asetnya, dan juga terkena sejumlah larangan lain.

Menteri Luar Negeri Stef Blok mengatakan bahwa dinas rahasia Amsterdam memiliki “dugaan kuat” bahwa Iran terlibat dalam pembunuhan beberapa warga Belanda di Almere pada 2015 dan Den Haag dua tahun setelahnya.

“UE dan Belanda mengambil langkah keras terhadap intervensi Iran di Eropa. Penjatuhan sanksi ini mengiriman pesan jelas bahwa perilaku semacam itu tidak dapat diterima dan harus dihentikan secepatnya,” tulis Blok di Twitter, seperti disitir dari laman UPI, Selasa 8 Januari 2019.

Iran membantah keterlibatan dalam sejumlah serangan tersebut. Menlu Iran Javad Zarif justru balik membantah bahwa Belanda, Denmark dan Prancis telah menyembunyikan beberapa grup teroris yang menyerang Teheran.

“Menuduh Iran tidak akan melepaskan tanggung jawab Eropa yang melindungi para teroris,” ucap Zarif.

Serangkaian sanksi ini merupakan kali pertama dijatuhkan UE ke Iran sejak perjanjian nuklir disepakati tiga tahun lalu.

Menlu Amerika Serikat Mike Pompeo menuliskan dukungan untuk UE di Twitter. “Dengan mengambil langkah seperti ini, negara-negara Eropa telah mengirim pesan kuat kepada Iran bahwa terorisme tidak dapat diberikan toleransi,” tulis Pompeo.

(WIL)