Menlu AS Desak Pangeran Saudi Selesaikan Kasus Khashoggi

Menlu AS Mike Pompeo (kiri) ketika tiba di Riyadh dan disambut oleh Menteri Negara Urusan Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir. (Foto: AFP)

Riyadh: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo meminta Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk segera menyelesaikan kasus Jamal Khashoggi. Desakan ini akan disampaikan langsung dalam tur Timur Tengah yang dilakukan Pompeo.

Jamal Khashoggi merupakan jurnalis asal Arab Saudi yang dinyatakan hilang pada 2 Oktober 2018, sesaat setelah dirinya memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Usai dinyatakan hilang, Khashoggi dikonfirmasi tewas dibunuh. 

Baca: PBB Serukan Kembali Investigasi Independen Kasus Khashoggi

Sejumlah pihak mencurigai Pangeran Mohammed sebagai dalang di balik pembunuhan, karena Khashoggi sempat beberapa kali mengkritiknya. “Saya akan terus menekan Pangeran Arab Saudi untuk memastikan pertanggungjawaban sehubungan dengan tewasnya Jamal Khashoggi,” kata Pompeo, sebelum terbang ke Riyadh, dikutip dari AFP, Senin 14 Januari 2019.

Pompeo juga meminta semua fakta dikumpulkan agar Arab Saudi dapat segera memproses hukum bagi para pelaku pembunuh Khashoggi. 

Setelah mendarat di Riyadh dan bertemu dengan Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Adel al-Jubeir, Pompeo akan meminta Arab Saudi untuk menyelesaikan penyelidikan atas pembunuhan misterius tersebut.

Selain Arab Saudi, Pompeo juga akan berkunjung ke Yordania, Mesir, Qatar, Oman, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan yang terakhir adalah Kuwait.

Baca: Lima Tersangka Pembunuh Khashoggi Dituntut Hukuman Mati

Sementara itu, Jaksa Arab Saudi menuntut hukuman mati bagi lima tersangka pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi. Selain lima orang tersebut, masih ada enam orang tersangka lainnya.

Sebelas tersangka ini datang dengan pengacara masing-masing. Namun, jalannya persidangan tak diungkap ke publik. Nama para tersangka juga tidak dibeberkan.

(WIL)